Goresan tinta
Kau bercerita, menceritakan keluh kesahmu, kau luapkan kesedihan, kutanya mengapa? tapi kau hanya berkata "aku percaya padamu" Kau tunjukan sisi lain dirimu yang tak seorangpun tau, kutanya mengapa? tapi kau menjawab "hanya kau yang dapat menerimaku" Kau menangis dan bersandar di bahuku memintaku tuk tenang sejenak dan mendengarkan, kutanya mengapa? tapi kau jawab "kau saja yang mampu mengerti" Tersentak aku, tertegun heran, sedalam itu kah sebuah kepercayaan? walau waktu masih dapat terhitung sejak kita kenal. Kepercayaan yang teramat dalam, kau libatkan aku dalam sejuta perkara hidup. Ku tak peduli karena kini aku bahagia,ku pikir kau tulus, ku pikir kau jujur, ku pikir memang hanya aku yang kau butuhkan semua logika ku bukan tak berdasar, semua karena bahkan tanpa segan kau berdiri di pihakku, di depan kekasihmu. Benar begitu adanya cerita lama dari dua manusia yang kini tak saling kenal, tak apa.. aku tau kita bukan teman tapi kita juga bukanl...