Jalan baru
Hujan tak terdengar lagi rintiknya, jejak yang sebelumnya tertinggal telah luruh bersama derasnya hujan. Tak ada lagi alasanku untuk selalu mengikutimu, bahkan badainya menghilangkan bau yang sebelumnya menyebar, maka tak ada lagi alasanku untuk mengingatmu. Sebelumnya, api tak membakarku, es tak membekukanku, samudra tak menenggelamkanku, petir tak memanggangku. Ku hantam tiap benteng, ku daki gunung tinggi, ku belah lautan luas. Tuk hati yang kuanggap dapat kupercaya. Hingga sampai waktunya kini aku terbakar, tak ada yang dapat kulakukan lagi tuk membuatmu merasakan cintaku. Ku pastikan takkan ada yang sepertiku. Kau dan cerita hidupmu kan menyesal saat tak ada lagi yang bertahun tahun mengeringkan air matamu. Awan seperti tirai terbuka, menghantar cahaya yang terang. Kesedihan dan keterpurukan menghilang, yang selama ini luput dari penglihatanku bahwa kebahagiaan berada dijalanku sendiri.